Selain peningkatan volume kendaraan, dinamika operasional
layanan penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Wangi turut mendorong sebagian
kendaraan logistik beralih ke Pelabuhan Ketapang.
Baca juga: ASDP: Dukungan angkutan bantuan kemanusiaan
kembali bergerak ke NTT
Sebelumnya, pada Sabtu (5/9), ASDP mengoptimalkan 23 kapal
di lintasan Ketapang-Gilimanuk yang menghubungkan Jawa dan Bali untuk mengurai
kepadatan kendaraan sekaligus mempercepat pelayanan penyeberangan yang
meningkat.
Kemudian, pada hari ini Minggu (6/9), ASDP mengerahkan dua
kapal yakni KMP Jatra I dan KMP Portlink 0 untuk memperkuat kapasitas layanan
sekaligus mengurai kepadatan kendaraan pada penyeberangan lintas
Ketapang-Gilimanuk.
"Sebagai bagian dari langkah penanganan yang optimal,
KMP Jatra I dan KMP Portlink 0 telah diberangkatkan menuju Tanjung Wangi pada
Sabtu (5/9) dan dijadwalkan tiba pada Selasa (8/9)," beber Heru.
Setibanya di Tanjung Wangi, KMP Jatra I akan memperkuat
pelayanan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk. Sementara itu, KMP Portlink 0 akan
melayani lintasan Tanjung Wangi–Lembar dengan Pelabuhan Gili Mas.