Warga Lebak Asem Cimahi Gotong Royong Perbaiki Akses Jalan, Agung Sugenta Apresiasi Inisiatif Suardi -->

Warga Lebak Asem Cimahi Gotong Royong Perbaiki Akses Jalan, Agung Sugenta Apresiasi Inisiatif Suardi

Minggu, 13 September 2026


DRadioQu.com, PESAWARAN — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Dusun Lebak Asem, Cimahi Desa Kedondong Kabupaten Pesawaran pada Minggu (13/09/2026). Warga bersama-sama melakukan upaya perbaikan akses jalan yang selama ini menjadi salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Agung Sugenta, warga Cimahi, yang menilai semangat kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam menyelesaikan persoalan lingkungan secara bersama-sama.

Agung secara khusus memberikan apresiasi kepada Bapak Suardi, warga Cimahi yang turut mendorong terlaksananya kegiatan gotong royong di Dusun Lebak Asem.


Menurut Agung, apa yang dilakukan Suardi patut diapresiasi karena dirinya bukan aparatur desa, namun memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan mampu menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama memperbaiki akses jalan.

“Saya memberikan apresiasi kepada Bapak Suardi yang sudah mendorong terlaksananya gotong royong di Dusun Lebak Asem. Ini merupakan bentuk kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Agung Sugenta.

Selama ini, kondisi akses jalan yang kurang baik cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Jalan tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas warga sehari-hari, sehingga perbaikannya dinilai sangat dibutuhkan.

Untuk mendukung biaya perbaikan, masyarakat juga diajak berpartisipasi melalui iuran sebesar Rp20.000 per warga. Pengumpulan dana tersebut dilakukan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian warga terhadap fasilitas lingkungan yang digunakan bersama.

Agung menilai partisipasi masyarakat seperti ini menunjukkan bahwa persoalan lingkungan tidak selalu harus menunggu adanya program dari pemerintah. Inisiatif warga dapat menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan memperkuat kebersamaan di tingkat masyarakat.

“Yang paling penting bukan hanya soal perbaikan jalannya, tetapi bagaimana semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga terus dipelihara. Ketika masyarakat bersatu, persoalan yang dihadapi bersama akan lebih mudah dicarikan solusinya,” kata Agung.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan lainnya, sekaligus mendorong adanya perhatian dan dukungan lebih lanjut dari pihak terkait terhadap kondisi infrastruktur dasar masyarakat.

Gotong royong bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggalnya. (Brm)