Aktris Kawai Labiba mengungkapkan bahwa berperan sebagai
hantu dalam film horor "Putri Jangan Gentayangan Lagi" arahan
sutradara Rizal Mantovani menghadirkan tantangan tersendiri baginya.
"Jujur, sampai sekarang ini masih dihantui pengalaman
yang luar biasa, ya, bisa bergabung di proyek film 'Putri Jangan Gentayangan
Lagi'," katanya dalam konferensi pers seusai acara pemutaran film di
Jakarta Selatan, Jumat malam.
"Karena sebenarnya ini pertama kalinya aku juga
berperan sebagai arwah, gitu," kata Kawai, yang berperan sebagai hantu
Amanda Rizky Saputri alias Putri.
Dalam menjalankan perannya, Kawai mengikuti arahan sutradara
serta mendengarkan cerita dari ibu kandung mendiang Putri, Mak Eli, agar dapat
menampilkan ekspresi dan emosi tokoh Putri dengan baik.
"Kata Mas Rizal, kamu harus pertahankan emosi manusiawi
karena Putri kan dulunya manusia. Untuk itu, aku banyak mendengarkan langsung
cerita Mak Eli supaya bisa mengimajinasikan seperti apa perasaan anak perempuan
pertama yang memikul tanggung jawab besar," katanya.
Kawai menuturkan bahwa dia selama sebagian besar proses
syuting harus memakai lensa kontak khusus yang menutupi penglihatannya dan
dalam kondisi yang demikian harus berusaha menampilkan emosi dengan
baik.
Selain itu, dia dituntut untuk berakting alami sambil
memperhatikan penggunaan alat pengaman mekanis serta selang darah buatan di
dalam mulut.
Film "Putri Jangan Gentayangan Lagi" dijadwalkan
ditayangkan di bioskop mulai 5 November 2026.
Film produksi MVP Pictures, Folago Pictures, PK Films, dan
SHOW Token itu dibuat berdasarkan cerita dalam acara siniar Lentera Malam yang
dipandu oleh Jamaluddin Darris, yang telah ditonton lebih dari 25 juta kali di
platform YouTube.
Lembaga Sensor Film (LSF) mengklasifikasikan "Putri
Jangan Gentayangan Lagi" sebagai film yang bisa disaksikan oleh penonton
berusia 13 tahun ke atas.
