DRadioQu.com, PESAWARAN — Warga Dusun Cimahi, Desa Kedondong, Kabupaten Pesawaran, menggelar pentas persaudaraan pencak silat yang hangat dan penuh makna, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini digagas oleh Persatuan Pencak Silat TTKKDH binaan Suhardi, dengan semangat melestarikan budaya, seni bela diri, serta mempererat ikatan antarwarga lintas desa.
Acara ini dihadiri oleh beberapa perguruan silat TTKKDH dari berbagai wilayah di antaranya Mada Jaya, Kubu Batu, dan Padang Cermin (Kecamatan Way Khilau), Sukamaju dan Tempel Rejo (Kecamatan Kedondong), serta Desa Cimanuk dan Way Harong (Kecamatan Way Lima). Para pelatih dan sepuh dari masing-masing perguruan turut hadir untuk mengawal dan membimbing para peserta didiknya.
Turut hadir dan ikut menghangatkan suasana, Farida Pasha, Ibu Kepala Desa Kedondong, yang tampak antusias menyaksikan dan mendampingi kegiatan tersebut bersama para pesilat.
Suhardi, penggagas kegiatan ini menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar unjuk kebolehan seni bela diri, melainkan sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga.
"Guna menghidupkan tali persaudaraan yang erat, kami bangga bisa menyatukan beberapa perguruan TTKKDH ini menyatu dalam gelaran ini. Seni ini hanya sarana untuk kita saling mengasihi satu sama lain agar tercipta persatuan antarwarga yang lebih baik," ujar Suhardi.
Sementara itu, Kasta, salah satu tokoh dan sepuh seni budaya pencak silat TTKKDH, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan bahwa di atas keterampilan bela diri, nilai kejujuran dan integritas adalah yang utama.
"Jadilah manusia jujur dengan menjunjung sumpah atau ikrar yang telah diucap sehingga menjadi insan yang beradab," nasihat Kasta di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang damai, penuh semangat kebersamaan, dan diharapkan dapat menjadi awal kerja sama yang lebih erat antar perguruan silat dan masyarakat di wilayah Kabupaten Pesawaran. (Brm)