Manajer Fulham, Alvaro Arbeloa, didenda US$ 33.200 atau
sekitar Rp 594 juta dan mendapat peringatan setelah melontarkan komentar tidak
etis tentang Manchester United seusai kedua tim bermain imbang 1-1 dalam
lanjutan laga Premier League.
Mengutip ESPN, Rabu (14/10/2026), Arbeloa dinyatakan
melanggar aturan karena dinilai bertindak dengan cara yang tidak pantas.
Pelanggaran tersebut merujuk pada pernyataannya setelah pertandingan Fulham
melawan Manchester United di Craven Cottage pada 20 September 2026.
Saat itu, Arbeloa menilai keputusan wasit dalam pertandingan
tersebut cenderung menguntungkan Manchester United. Ia bahkan menyebut wasit
tidak akan membiarkan klub berjuluk Setan Merah itu kalah.
“Saya pikir semua pelanggaran untuk mereka,” kata pelatih kepala
asal Spanyol itu setelah pertandingan, merujuk pada Manchester United yang
sebelumnya kalah dari Manchester City.
“Setiap keputusan menguntungkan mereka (Manchester United).
Dan saya tahu, saya tahu setelah pertandingan melawan Man City bahwa mereka
tidak akan membiarkan Manchester United kalah di sini,” tambah pria yang
sebelumnya bergabung dengan Real Madrid tersebut.
Dalam keterangan tertulis yang diterbitkan pada Rabu
(14/10/2026) komisi independen menyatakan komentar Arbeloa menunjukkan adanya
dugaan bias wasit dalam memimpin pertandingan.
Selain itu, pernyataan tersebut juga dinilai mengindikasikan
kemungkinan adanya unsur perencanaan sebelumnya untuk mengompensasi kesalahan
yang terjadi dalam pertandingan sebelumnya[L1] .
