Sejumlah kebiasaan saat di toilet dapat berdampak pada kesehatan pencernaan jika terus dilakukan. Salah satu yang kerap dilakukan banyak orang ialah menahan keinginan buang air besar (BAB) -->

Sejumlah kebiasaan saat di toilet dapat berdampak pada kesehatan pencernaan jika terus dilakukan. Salah satu yang kerap dilakukan banyak orang ialah menahan keinginan buang air besar (BAB)

Rabu, 14 Oktober 2026

 

Sejumlah kebiasaan saat di toilet dapat berdampak pada kesehatan pencernaan jika terus dilakukan. Salah satu yang kerap dilakukan banyak orang ialah menahan keinginan buang air besar (BAB) hingga terlalu lama duduk sambil bermain ponsel, kebiasaan tersebut kerap dianggap sepele.

 


Melansir EatingWell, Selasa (13/10/2026), gastroenterolog dr Susan Kais, mengungkapkan beberapa kebiasaan di toilet yang sebaiknya dihindari. Selain membantu menjaga kesehatan pencernaan, perubahan kebiasaan ini dapat mengurangi risiko gangguan seperti sembelit dan wasir.

 

1. Kebiasaan Menahan Keinginan Buang Air Besar

Menunda BAB dapat membuat tinja semakin keras dan sulit dikeluarkan. Semakin lama tinja berada di usus besar, semakin banyak air yang diserap tubuh sehingga tinja menjadi lebih kering.

 

“Semakin lama tinja berada di usus besar, semakin banyak air yang diserap darinya. Hal ini membuat tinja menjadi jauh lebih kering, keras, dan sulit dikeluarkan,” kata dr Kais.

 

Kebiasaan menahan BAB secara berulang juga dapat memengaruhi kepekaan tubuh terhadap dorongan untuk buang air besar. Usus besar, terutama bagian sigmoid dan rektum, dapat terbiasa menampung lebih banyak tinja sehingga dorongan BAB tidak lagi terasa sepeka sebelumnya.

 

Kais menyarankan agar keinginan BAB tidak diabaikan. Ketika dorongan muncul, luangkan waktu sekitar 5-10 menit dan biarkan prosesnya berlangsung secara alami tanpa memaksakan diri.

 

2. Terlalu Lama Duduk di Toilet Sambil Bermain Ponsel

Membawa ponsel ke toilet dapat membuat seseorang duduk lebih lama tanpa disadari. Kebiasaan membuka media sosial atau membaca konten saat BAB bisa membuat waktu di toilet terus bertambah, meskipun proses buang air besar sudah selesai.

 

Terlalu lama duduk di toilet dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar rektum dan anus. Kondisi ini dapat memicu wasir atau memperburuk wasir yang sudah dialami.

 

“Duduk terlalu lama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar rektum dan anus. Kondisi ini dapat memicu wasir atau memperburuk wasir yang sudah ada,” ungkap dr Kais.

 

Untuk menghindari kebiasaan tersebut, gunakan toilet seperlunya. Sebaiknya, jangan membawa ponsel untuk mengisi waktu selama BAB agar durasi duduk tidak lebih lama dari yang diperlukan.

 

3. Mengejan Terlalu Kuat

Mengejan terlalu kuat saat BAB juga menjadi kebiasaan yang sebaiknya dihindari. Tekanan berlebihan pada area rektum dan anus dapat meningkatkan risiko wasir serta fisura ani, yaitu luka atau robekan pada lapisan anus.

 

Kais menjelaskan, kebiasaan mengejan dapat menjadi tanda jelas tinja terlalu keras sehingga seseorang mengalami sembelit. Jika BAB tidak kunjung terjadi, sebaiknya jangan terus memaksakan diri. Dokter Kais menyarankan untuk bangun dari toilet dan mencoba kembali ketika dorongan BAB muncul.

 

“Jika tidak bisa buang air besar, bangunlah. Duduk lebih lama di toilet tidak akan membantu,” ujarnya.

 

Membiarkan proses BAB berlangsung secara alami dapat membantu menghindari kebiasaan mengejan berlebihan yang berisiko menimbulkan gangguan pada area anus.

 

4. Kesalahan Posisi Tubuh

Selain durasi dan kebiasaan saat berada di toilet, posisi tubuh juga perlu diperhatikan. Kais menyarankan penggunaan bangku kecil sebagai pijakan kaki ketika duduk di toilet.

 

Letakkan kaki di atas bangku hingga posisi lutut sedikit lebih tinggi daripada pinggul. Posisi ini menyerupai jongkok dan dapat membantu mempermudah proses BAB.

 

Tubuh juga dapat sedikit membungkuk ke depan saat duduk. Posisi tersebut membantu mengendurkan otot perut bagian bawah dan otot dasar panggul sehingga proses BAB dapat berlangsung lebih nyaman.

 

Biasakan Pola BAB yang Sehat

Kebiasaan di toilet sering dilakukan tanpa banyak disadari. Padahal, menahan BAB, terlalu lama duduk, dan mengejan berlebihan dapat memengaruhi kenyamanan serta kesehatan saat buang air besar.

 

Karena itu, jangan abaikan dorongan BAB, gunakan toilet seperlunya, dan hindari memaksakan diri ketika tinja sulit dikeluarkan. Jika gangguan BAB terus berulang, segera konsultasikan keluhan kepada tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.