WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan untuk berkomunikasi, baik dengan keluarga, teman, pasangan maupun untuk urusan pekerjaan.
Dalam penggunaan sehari-hari, jumlah percakapan yang tersimpan pun bisa mencapai puluhan hingga ratusan chat. Kondisi tersebut membuat sebagian pengguna ingin mengetahui kontak mana yang paling sering diajak berkirim pesan.
Namun, WhatsApp tidak menyediakan fitur khusus yang secara otomatis menampilkan daftar kontak berdasarkan jumlah pesan yang pernah dikirim atau diterima.
Pengguna tetap bisa melihat percakapan yang paling banyak menggunakan ruang penyimpanan melalui menu Kelola penyimpanan. Hanya saja, ukuran penyimpanan tidak sama dengan jumlah pesan.
Untuk mengetahui intensitas komunikasi dengan lebih akurat, pengguna perlu melihat riwayat percakapan dan membandingkannya.
WhatsApp Tidak Menyediakan Daftar Kontak Berdasarkan Jumlah Chat
WhatsApp menyediakan fitur kelola penyimpanan untuk membantu pengguna melihat dan menghapus media yang memenuhi ruang penyimpanan.
Menu tersebut dapat diakses melalui pengaturan klik penyimpanan dan data pilih kelola penyimpanan. WhatsApp menampilkan penggunaan ruang penyimpanan dan memungkinkan pengguna memilih chat untuk melihat media yang tersimpan di dalamnya. File juga dapat diurutkan berdasarkan ukuran.
Namun, fitur tersebut bukan penghitung jumlah pesan. Chat yang menggunakan ruang penyimpanan paling besar tidak otomatis merupakan percakapan dengan jumlah pesan terbanyak.
Sebuah chat bisa berukuran besar karena berisi banyak video, foto, dokumen, atau file lain. Sebaliknya, percakapan yang didominasi pesan teks dapat memiliki ukuran lebih kecil meskipun jumlah pesannya jauh lebih banyak.
Oleh karena itu, pengguna perlu membedakan antara chat yang paling banyak menggunakan penyimpanan dan chat yang paling sering digunakan untuk berkirim pesan.
Cara Melihat Chat yang Paling Banyak Menggunakan Penyimpanan
Jika tujuan pengguna adalah mencari percakapan yang menyimpan banyak foto, video, dokumen, atau media lainnya, menu kelola penyimpanan dapat digunakan.
Langkah di WhatsApp:
Buka aplikasi WhatsApp.
Masuk ke pengaturan.
Pilih penyimpanan dan data.
Ketuk kelola penyimpanan.
Periksa daftar chat yang tersedia.
Pilih percakapan yang ingin diperiksa.
Lihat media dan file yang tersimpan dalam percakapan tersebut.
WhatsApp menjelaskan bahwa menu ini dapat menunjukkan penggunaan ruang penyimpanan oleh media dalam chat. Pengguna juga dapat meninjau item dan mengurutkannya berdasarkan terbaru, terlama, atau terbesar.
Pengguna juga dapat menghapus file berukuran besar atau file yang telah diteruskan berkali-kali untuk mengosongkan ruang penyimpanan.
Namun, hasil dari menu tersebut tetap tidak dapat digunakan sebagai patokan tunggal untuk menentukan kontak yang paling sering diajak berkirim pesan.
Ekspor Chat Bisa Digunakan untuk Melihat Riwayat Percakapan
Jika yang ingin diketahui adalah intensitas komunikasi dengan seseorang, pengguna dapat memanfaatkan fitur ekspor chat.
WhatsApp menyediakan fitur tersebut untuk mengeluarkan riwayat sebuah percakapan dalam bentuk file teks. Pengguna dapat memilih apakah ingin mengekspor riwayat tanpa media atau dengan media.
Cara mengekspor riwayat chat:
Buka chat dengan kontak yang ingin diperiksa.
Ketuk opsi lainnya.
Pilih lainnya.
Ketuk ekspor chat.
Pilih tanpa media atau sertakan media.
Pilih metode untuk menyimpan atau mengirim hasil ekspor.
WhatsApp menyebutkan riwayat chat yang diekspor merupakan file teks sehingga tidak dapat diimpor kembali sebagai percakapan. File tersebut bukan file cadangan (backup) WhatsApp.
Dengan demikian, fitur ekspor lebih tepat digunakan untuk melihat atau menganalisis riwayat percakapan, bukan sebagai cara untuk memulihkan chat.
Jumlah Pesan Berbeda dengan Ukuran Penyimpanan
Perbedaan ini penting agar pengguna tidak salah membaca hasil pemeriksaan. Misalnya, seseorang dapat sering mengirim pesan teks dalam jumlah besar. Jika hampir tidak ada foto, video, atau dokumen dalam percakapan tersebut, ukuran penyimpanannya bisa tetap relatif kecil.
Sebaliknya, percakapan dengan jumlah pesan yang tidak terlalu banyak dapat menggunakan ruang penyimpanan lebih besar jika di dalamnya terdapat banyak video atau file berukuran besar. Oleh karena itu, frekuensi chat dan penggunaan penyimpanan merupakan dua hal yang berbeda.
Frekuensi chat mengacu pada banyaknya pesan yang dikirim dan diterima dalam suatu percakapan, sedangkan penggunaan penyimpanan menunjukkan besarnya ruang yang digunakan oleh media dan file dalam chat.
WhatsApp sendiri menempatkan menu Kelola penyimpanan untuk mengelola media dan ruang penyimpanan, bukan untuk menghitung frekuensi berkirim pesan.
Cara Membandingkan Beberapa Riwayat Chat
Pengguna yang ingin mengetahui kontak yang paling sering diajak berkomunikasi dapat mengekspor beberapa chat yang ingin dibandingkan.
Hasil ekspor kemudian dapat diperiksa untuk melihat banyaknya pesan dalam riwayat yang tersedia. Dengan cara tersebut, perbandingan didasarkan pada isi percakapan, bukan ukuran file media atau posisi chat pada halaman utama WhatsApp.
Namun, hasil pemeriksaan tetap bergantung pada riwayat yang masih tersedia di masing-masing chat. Jika sebagian percakapan sudah dihapus, data tersebut tentu tidak lagi menggambarkan seluruh komunikasi yang pernah terjadi.
Hal yang sama perlu diperhatikan jika pengguna mengaktifkan fitur pesan sementara yang membuat pesan baru menghilang setelah jangka waktu tertentu. WhatsApp menyediakan pilihan durasi pesan sementara 24 jam, 7 hari, atau 90 hari.
Oleh karena itu, hasil perbandingan lebih tepat disebut sebagai gambaran berdasarkan riwayat chat yang masih tersedia, bukan catatan mutlak seluruh komunikasi sejak pertama kali menggunakan WhatsApp.
Posisi percakapan pada halaman utama WhatsApp juga tidak bisa digunakan untuk menentukan kontak yang paling sering diajak berkirim pesan sepanjang periode tertentu.
Daftar chat digunakan untuk menampilkan percakapan yang tersedia dan dapat berubah mengikuti aktivitas terbaru. Oleh karena itu, kontak yang berada di posisi paling atas belum tentu memiliki jumlah pesan paling banyak.
Pengguna yang ingin mengetahui intensitas komunikasi perlu melihat riwayat percakapan, bukan hanya mengandalkan posisi chat pada halaman utama.
Fitur Kelola penyimpanan tetap berguna
Meski tidak dirancang untuk menghitung jumlah pesan, Kelola penyimpanan tetap berguna ketika pengguna ingin mengetahui chat yang menyimpan banyak data.
WhatsApp memungkinkan pengguna melihat penggunaan ruang oleh media dalam percakapan dan mengurutkan file berdasarkan ukuran. Pengguna juga dapat menghapus item berukuran besar atau item yang telah diteruskan berkali-kali.
Fitur tersebut menjadi penting ketika kapasitas penyimpanan ponsel mulai penuh. WhatsApp menyebut perangkat perlu memiliki ruang penyimpanan yang cukup agar aplikasi dapat bekerja dengan baik.
Jika tujuannya adalah mencari chat yang paling banyak memenuhi memori, menu ini bisa digunakan langsung.
Cara Mengetahui Chat yang Paling Aktif dan Paling Besar
Agar tidak keliru membaca hasil, pengguna dapat menyesuaikan cara pemeriksaan dengan tujuan yang ingin dicapai.
Jika ingin mengetahui chat yang paling banyak menggunakan penyimpanan buka pengaturan klik penyimpanan dan data pilih kelola penyimpanan, kemudian periksa chat dan media yang menggunakan ruang terbesar.
Jika ingin melihat riwayat komunikasi dengan seseorang: Buka chat yang bersangkutan, lalu gunakan menu ekspor chat untuk mendapatkan riwayat percakapan dalam bentuk file teks.
Jika ingin membandingkan siapa yang paling sering dikirimi pesan, bandingkan riwayat dari beberapa chat berdasarkan jumlah pesan yang masih tersedia.
Jangan menggunakan ukuran penyimpanan atau posisi chat di halaman utama sebagai pengganti jumlah pesan. Perlu dicatat, WhatsApp tidak menyediakan tombol yang secara otomatis menghasilkan peringkat kontak berdasarkan jumlah pesan.
Jadi, pengguna yang ingin membuat perbandingan harus melakukannya berdasarkan data riwayat chat yang tersedia.
Perhatikan Privasi Saat Mengolah Riwayat Chat
Riwayat percakapan WhatsApp dapat berisi informasi pribadi. Oleh karena itu, pengguna perlu berhati-hati ketika menyimpan, mengirim, atau mengolah file hasil ekspor.
Fitur ekspor mengeluarkan riwayat chat dari tampilan percakapan WhatsApp dalam bentuk file teks. Jika file tersebut disimpan di perangkat lain, dikirim melalui email, atau dibagikan kepada orang lain, pengguna perlu mempertimbangkan siapa saja yang dapat mengaksesnya.
Pengguna juga perlu membedakan ekspor chat dengan pencadangan. WhatsApp menegaskan file hasil ekspor tidak dapat diimpor kembali karena merupakan file teks, bukan file cadangan.
Untuk pencadangan, WhatsApp memiliki sistem backup tersendiri. Pada Android, misalnya, riwayat chat dapat dicadangkan menggunakan akun Google.
Jika hanya ingin mengecek intensitas percakapan, gunakan data seminimal mungkin dan hindari membagikan riwayat chat kepada pihak lain tanpa alasan yang jelas.
Secara keseluruhan, WhatsApp belum menyediakan fitur yang langsung menampilkan daftar kontak paling sering di-chat berdasarkan jumlah pesan.
Pengguna dapat memanfaatkan kelola penyimpanan untuk melihat chat yang paling banyak menggunakan ruang, sedangkan ekspor chat dapat digunakan untuk melihat riwayat percakapan tertentu.
Keduanya memiliki fungsi berbeda. Ukuran penyimpanan menunjukkan banyaknya data media yang tersimpan, sedangkan riwayat chat dapat digunakan untuk melihat komunikasi yang masih tersedia.
