![]() |
| Foto Istimewa |
Kegiatan dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Kepala Pekon (Kakon) Sidodadi, Bowo Sulistiyono; Penjabat Kakon Wargomulyo yang juga perwakilan dari Kesbangpol, Fikri; Ketua Iwani Provinsi Lampung, Ernawati; serta Ketua LSM Triga Nusantara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lampung, Karna Wijaya. Turut hadir pula tokoh agama dan masyarakat setempat.
Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua LSM Trinusa DPC Pringsewu, Abdul Manaf, yang menegaskan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat rentan.
“Santunan ini tidak hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. Kami ingin kehadiran LSM Trinusa dapat dirasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.
Abdul Manaf juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan para donatur yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen melanjutkan program sosial serupa di masa mendatang dengan melibatkan lebih banyak pihak.
Kehadiran perwakilan Kesbangpol dan tokoh LSM tingkat provinsi menjadi bukti dukungan lintas sektor terhadap kegiatan ini. Ketua Iwani Provinsi Lampung, Ernawati, menilai kegiatan sosial seperti ini memiliki dampak positif dalam membangun semangat gotong royong.
“Bantuan kepada anak yatim dan lansia adalah investasi sosial yang nilainya tidak bisa diukur dengan materi. Ini adalah teladan bagi organisasi lain,” kata Ernawati.
Sementara itu, Ketua LSM Triga Nusantara DPD Lampung, Karna Wijaya, mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif yang diambil oleh DPC Pringsewu. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi organisasi dalam memberdayakan masyarakat dan memperkuat jejaring sosial antar warga
Kegiatan santunan ini disambut antusias oleh warga. Beberapa penerima bantuan mengaku sangat terbantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Masyarakat berharap program seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Selain sebagai perayaan ulang tahun organisasi, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat kerja sama antara LSM, pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga dalam membangun solidaritas sosial. Kehangatan acara terlihat dari interaksi hangat antara pengurus LSM dan warga penerima manfaat, yang diselingi dengan suasana kekeluargaan.
LSM Trinusa DPC Pringsewu berencana menjadikan santunan bagi anak yatim dan lansia sebagai agenda tahunan. Ke depan, Abdul Manaf berharap kegiatan ini bisa mencakup wilayah yang lebih luas, termasuk melibatkan lebih banyak relawan, mitra organisasi, dan sektor swasta.
“Kami ingin menjadi bagian dari solusi. Bukan hanya memberi bantuan sesaat, tetapi juga mendorong perubahan positif dan keberdayaan masyarakat,” pungkasnya. (Red)
