Bandara tersibuk menjadi cerminan paling nyata dari tingginya mobilitas global dan kekuatan industri penerbangan dunia -->

Bandara tersibuk menjadi cerminan paling nyata dari tingginya mobilitas global dan kekuatan industri penerbangan dunia

Selasa, 20 Januari 2026

 


Bandara tersibuk menjadi cerminan paling nyata dari tingginya mobilitas global dan kekuatan industri penerbangan dunia.

Sepanjang 2025, jumlah kapasitas kursi maskapai menjadi ukuran utama untuk melihat seberapa padat aktivitas penerbangan, sekaligus menggambarkan peran bandara sebagai penghubung vital antarwilayah dan antarnegara.

Lembaga intelijen perjalanan berbasis di London, OAG Aviation Worldwide Limited, merilis laporan tahunan bertajuk World’s Busiest Airports of 2025. Laporan ini memotret 10 bandara dengan kapasitas kursi terbesar di dunia sepanjang 2025, sekaligus membandingkannya dengan capaian tahun sebelumnya dan periode prapandemi 2019.

Hasil pemeringkatan menunjukkan bahwa bandara-bandara paling sibuk di dunia masih didominasi kawasan Amerika Utara dan Asia. Kondisi ini tidak terlepas dari besarnya pasar domestik di Amerika Serikat dan China, yang mampu menjaga tingkat permintaan penerbangan tetap tinggi sepanjang tahun.

Secara regional, daftar 10 besar bandara tersibuk dunia 2025 mencakup empat bandara di Amerika Utara, tiga bandara di Asia, dua bandara di Eropa, dan satu bandara di Timur Tengah.

Komposisi ini menegaskan bahwa pusat-pusat ekonomi dan pariwisata global masih menjadi penggerak utama lalu lintas udara internasional.

Bandara Internasional HartsfieldJackson Atlanta kembali menempati peringkat pertama sebagai bandara tersibuk di dunia pada 2025 dengan kapasitas mencapai 63,1 juta kursi.

Capaian ini membuat Atlanta berhasil mempertahankan posisi puncak yang juga diraih pada 2024 dan sebelumnya pada 2019.

Menurut OAG, kapasitas maskapai di Atlanta meningkat 1% dibandingkan 2024 dan sudah berada pada level yang setara dengan 2019. Selisihnya pun sangat tipis, hanya sekitar 221.000 kursi, menunjukkan pemulihan yang hampir sepenuhnya tuntas.

Pada peringkat kedua, Bandara Internasional Dubai mencatatkan kapasitas 62,4 juta kursi sepanjang 2025. Meski pada beberapa bulan tertentu lalu lintasnya sempat melampaui Atlanta, secara kumulatif Dubai tetap berada di posisi kedua dalam daftar bandara tersibuk dunia.

Sejak 2019, kapasitas maskapai di Dubai tumbuh signifikan dengan peningkatan jumlah kursi sebesar 16%. Sementara itu, pertumbuhan tahunan dari 2024 ke 2025 tercatat sebesar 4%. OAG bahkan menilai tidak menutup kemungkinan Dubai akan merebut posisi nomor satu dalam waktu dekat.

Bandara Tokyo Haneda menempati posisi ketiga dengan total 55,4 juta kursi pada 2025. Secara tahunan, kapasitas bandara ini relatif stabil tanpa perubahan signifikan. Namun demikian, angkanya masih sekitar 1% lebih tinggi dibandingkan level tahun 2019.

Stabilitas ini mencerminkan kuatnya permintaan domestik Jepang sekaligus peran Haneda sebagai bandara utama yang melayani rute-rute strategis di kawasan Asia.

Bandara London Heathrow berada di peringkat keempat dunia sekaligus mempertahankan statusnya sebagai bandara tersibuk di Eropa pada 2025. Total kapasitas yang tersedia mencapai 52,1 juta kursi, naik 1% dibandingkan 2024 dan 4% lebih tinggi dari capaian 2019.

Kenaikan ini menunjukkan pemulihan yang konsisten, terutama pada rute internasional jarak jauh yang menjadi andalan Heathrow selama bertahuntahun.

Menyusul pada posisi kelima, Bandara Istanbul mencatatkan kapasitas 51,5 juta kursi sepanjang 2025. Dibandingkan tahun sebelumnya, bandara ini tumbuh 6%, sebuah lonjakan yang tergolong signifikan.

Dalam jangka panjang, pertumbuhan Istanbul bahkan menjadi yang terbesar di antara bandara Eropa papan atas. Kapasitas saat ini tercatat 22% lebih tinggi dibandingkan 2019, menandakan peran Istanbul yang semakin strategis sebagai hub penghubung Eropa, Asia, dan Timur Tengah.

Peringkat keenam ditempati Bandara Internasional Dallas Fort Worth dengan kapasitas sekitar 51,24 juta kursi. Bandara ini menunjukkan peningkatan peringkat yang cukup mencolok dibandingkan 2019, seiring menguatnya jaringan penerbangan domestik Amerika Serikat.

Sementara itu, posisi ketujuh diisi Bandara Internasional Shanghai Pudong dengan 51,07 juta kursi. Kinerja ini menegaskan kembalinya aktivitas penerbangan internasional dan regional China setelah periode pemulihan bertahap.

Bandara Chicago O’Hare berada di peringkat kedelapan dan mencatat peningkatan kapasitas tahunan terbesar di antara 10 besar, dengan kenaikan mencapai 8% dibandingkan 2024.

Dengan pertumbuhan tersebut, kapasitas kursi O’Hare kini telah kembali ke tingkat yang setara dengan 2019, menandai selesainya fase pemulihan bandara ini dari dampak pandemi.

Pada posisi kesembilan, Bandara Internasional Guangzhou Baiyun masuk kembali ke jajaran 10 besar dunia pada 2025. Dibandingkan 2019, peringkat bandara ini mengalami perbaikan, sejalan dengan pemulihan pasar penerbangan domestik dan regional China.

Peringkat kesepuluh ditempati Bandara Internasional Denver. Bandara ini mencatat pertumbuhan kapasitas terbesar dibandingkan 2019, yakni 24% lebih tinggi. Namun, secara tahunan dari 2024 ke 2025, pertumbuhannya relatif terbatas di angka 1%.

OAG mencatat bahwa dibandingkan dengan 2019, daftar 10 bandara tersibuk dunia pada 2025 mencakup empat nama baru. Bandara Istanbul melonjak dari peringkat ke16 pada 2019 ke posisi kelima pada 2025. Bandara Internasional Dallas Fort Worth naik dari peringkat ke13 ke posisi keenam.

Selain itu, Bandara Guangzhou Baiyun meningkat dari peringkat ke12 menjadi kesembilan, sementara Bandara Internasional Denver melonjak dari peringkat ke21 pada 2019 ke posisi ke10 pada 2025.

Daftar Bandara Tersibuk di Dunia Sepanjang 2025

Berikut peringkat lengkap 10 bandara tersibuk di dunia sepanjang 2025 versi OAG berdasarkan kapasitas kursi maskapai:

Bandara Internasional HartsfieldJackson Atlanta (ATL)

Bandara Internasional Dubai (DXB)

Bandara Haneda Tokyo (HND)

Bandara London Heathrow (LHR)

Bandara Istanbul (IST)

Bandara Internasional Dallas Fort Worth (DFW)

Bandara Internasional Shanghai Pudong (PVG)

Bandara Internasional Chicago O’Hare (ORD)

Bandara Internasional Guangzhou Baiyun (CAN)

Bandara Internasional Denver (DEN)

Daftar 10 besar bandara tersibuk dunia sepanjang 2025 menunjukkan bahwa pemulihan industri penerbangan global semakin solid, dengan beberapa bandara bahkan melampaui kapasitas prapandemi. Dominasi Amerika Utara dan Asia menegaskan peran kuat pasar domestik dalam menjaga stabilitas lalu lintas udara.