Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengharapkan
layanan air bersih dari PDAM Tirta Persada Aceh Timur berjalan lancar melayani
masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur,
terutama menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.
Camat Peunaron Muhammad Ishak di Aceh Timur, Jumat,
mengatakan masyarakat di pedalaman Kabupaten Aceh Timur tersebut pascabencana
mengandalkan air PDAM karena sungai di daerah itu ikut terdampak bencana
hidrometeorologi pada akhir November 2025.
"Kami berharap PDAM Tirta Persada Cabang Peunaron
melayani pemenuhan air bersih masyarakat di pedalaman Kabupaten Aceh Timur ini,
terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Apalagi mereka ikut terdampak bencana
hidrometeorologi," katanya.
Muhammad Ishak mengatakan layanan perusahaan air minum
tersebut harus optimal. Sebab, air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat
pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di daerah pedalaman Kabupaten
Aceh Timur tersebut.
"Kami juga mengajak PDAM Tirta Persada Cabang Peunaron
melaporkan setiap kendala dan peralatan yang rusak akibat bencana banjir
bandang dan longsor, agar cepat tertangani, sehingga distribusi air bersih
tidak terhenti," katanya.
Berdasarkan keterangan pihak PDAM, kata dia, ada beberapa
peralatan dibutuhkan seperti kran penguras yang letaknya di ujung instalasi
jaringan dan injeksi pengolahan air. Peralatan yang dibutuhkan tersebut sudah
dilaporkan kepada pemerintah daerah.
Muhammad Ishak juga mengapresiasi dorongan Bupati Aceh Timur
Iskandar Usman Al-Farlaky terhadap PDAM untuk terus maksimal memberikan
pelayanan air bersih kepada masyarakat pascabencana.
"Penyediaan air bersih bagi masyarakat ini penting.
Sebab, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, termasuk
masyarakat pedalaman Aceh Timur yang sebelumnya terdampak bencana
hidrometeorologi," kata Muhammad Ishak.