Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengharapkan layanan air bersih dari PDAM Tirta Persada Aceh Timur -->

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengharapkan layanan air bersih dari PDAM Tirta Persada Aceh Timur

Sabtu, 14 Februari 2026

 


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengharapkan layanan air bersih dari PDAM Tirta Persada Aceh Timur berjalan lancar melayani masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, terutama menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Camat Peunaron Muhammad Ishak di Aceh Timur, Jumat, mengatakan masyarakat di pedalaman Kabupaten Aceh Timur tersebut pascabencana mengandalkan air PDAM karena sungai di daerah itu ikut terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

"Kami berharap PDAM Tirta Persada Cabang Peunaron melayani pemenuhan air bersih masyarakat di pedalaman Kabupaten Aceh Timur ini, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Apalagi mereka ikut terdampak bencana hidrometeorologi," katanya.

Muhammad Ishak mengatakan layanan perusahaan air minum tersebut harus optimal. Sebab, air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di daerah pedalaman Kabupaten Aceh Timur tersebut.

"Kami juga mengajak PDAM Tirta Persada Cabang Peunaron melaporkan setiap kendala dan peralatan yang rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor, agar cepat tertangani, sehingga distribusi air bersih tidak terhenti," katanya.

Berdasarkan keterangan pihak PDAM, kata dia, ada beberapa peralatan dibutuhkan seperti kran penguras yang letaknya di ujung instalasi jaringan dan injeksi pengolahan air. Peralatan yang dibutuhkan tersebut sudah dilaporkan kepada pemerintah daerah.

Muhammad Ishak juga mengapresiasi dorongan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky terhadap PDAM untuk terus maksimal memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat pascabencana.

"Penyediaan air bersih bagi masyarakat ini penting. Sebab, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, termasuk masyarakat pedalaman Aceh Timur yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi," kata Muhammad Ishak.