Persijap Jepara selangkah lagi keluar dari zona degradasi BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan tim tamu Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 -->

Persijap Jepara selangkah lagi keluar dari zona degradasi BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan tim tamu Persebaya Surabaya dengan skor 3-1

Minggu, 22 Februari 2026

 

Persijap Jepara selangkah lagi keluar dari zona degradasi BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan tim tamu Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 pada laga pekan ke-22 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu.

 


Skuad berjuluk Laskar Kalinyamat itu naik ke peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 18 poin, menyamai poin dari PSBS Biak yang berada di atasnya. PSBS bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan, pada waktu yang sama.

Sebagai tuan rumah, Persijap bermain solid sejak menit pertama. Mereka mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Carlos Franca pada menit ke-15 yang dapat dihalau oleh kiper Persebaya Ernando Ari.

Persebaya membalas pada menit ke-18, di mana mereka bisa saja memimpin andai tendangan jarak jauh dari Jefferson tak membentur mistar gawang.

Tim tuan rumah akhirnya unggul pada menit ke-32 melalui Iker Guarrotxena. Berawal dari serangan balik cepat, Iker terbebas setelah mendapatkan umpan dari rekannya.

Ketika hendak memberikan umpan kepada rekannya di depan gawang, sontekan Iker justru berbelok arah ketika dua pemain Persebaya, Ernando dan Toni Firmansyah, mencoba mengganggunya. Skor berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, intensitas jalannya pertandingan untuk kedua tim berjalan lebih tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan, namun masih nihil gol pada 20 menit pertama.

Pelatih Persijap Mario Lemos yang tahu bahwa satu gol masih tak aman untuk timnya, memutuskan memasukkan pemain yang berkarakter menyerang, Alexis Gomez untuk menggantikan Franca pada menit ke-68.

Pergantian itu dibayar instan oleh Alexis, yang kemudian mencatatkan namanya di papan skor tiga menit setelah dirinya masuk. Gol pemain asal Argentina itu berasal dari tembakan kaki kanan mendatar keras, yang tak mampu dihalau oleh Ernando.

Tertinggal gol membuat Persebaya semakin kesulitan. Pelatih Bernardo Tavares sudah melakukan pergantian cepat pada awal babak kedua saat ia memasukkan Rachmat Irianto untuk menggantikan Toni pada menit ke-47.

Namun, pergantian itu berujung petaka untuk tim Bajul Ijo saat Irianto diusir wasit pada menit ke-86 karena kartu merah karena melakukan pelanggaran keras.

Kekurangan pemain di lapangan tak membuat nyali Persebaya surut. Mereka justru mampu memperkecil kedudukan tak lama setelah kehilangan Irianto, saat Bruno Moreira dengan dingin menaklukkan kiper Persijap Sendri Johansah pada menit ke-90+4 lewat penalti.

Persebaya mendapatkan angin kedua setelah gol itu, dengan beberapa kali mendapatkan peluang. Namun, Persijap yang tetap bermain tenang di sisa waktu malah bisa mencetak gol ketiga untuk menyegel kemenangan melalui gol kedua dari Iker pada menit ke-90+11.

Ini adalah kemenangan ketiga di kandang secara beruntun dari Persijap setelah sebelumnya mereka mengalahkan PSM Makassar 2-0 dan Madura United 1-0.

Di sisi lain, kekalahan di Jepara adalah kekalahan kedua beruntun yang dialami Persebaya setelah sebelumnya dipermalukan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-2. Mereka kini tertahan di posisi kelima dengan 35 poin, mengoleksi poin yang sama dengan Persita Tangerang yang akan bermain besok Minggu malam menghadapi tuan rumah Persib Bandung.

Berikut hasil terkini pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026:

Persik Kediri 3-4 Bhayangkara Presisi Lampung FC

Persija Jakarta 2-1 PSM Makassar

Semen Padang 2-2 Malut United

 Persis Solo 1-1 PSBS Biak

Madura United 2-2 Arema FC

Persijap Jepara 3-1 Persebaya Surabaya.