Persijap Jepara selangkah lagi keluar dari zona degradasi
BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan tim tamu Persebaya Surabaya
dengan skor 3-1 pada laga pekan ke-22 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara,
Sabtu.
Skuad berjuluk Laskar Kalinyamat itu naik ke peringkat ke-16
klasemen sementara dengan 18 poin, menyamai poin dari PSBS Biak yang berada di
atasnya. PSBS bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Persis Solo di Stadion
Manahan, pada waktu yang sama.
Sebagai tuan rumah, Persijap bermain solid sejak menit
pertama. Mereka mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Carlos Franca pada
menit ke-15 yang dapat dihalau oleh kiper Persebaya Ernando Ari.
Persebaya membalas pada menit ke-18, di mana mereka bisa
saja memimpin andai tendangan jarak jauh dari Jefferson tak membentur mistar
gawang.
Tim tuan rumah akhirnya unggul pada menit ke-32 melalui Iker
Guarrotxena. Berawal dari serangan balik cepat, Iker terbebas setelah mendapatkan
umpan dari rekannya.
Ketika hendak memberikan umpan kepada rekannya di depan
gawang, sontekan Iker justru berbelok arah ketika dua pemain Persebaya, Ernando
dan Toni Firmansyah, mencoba mengganggunya. Skor berubah menjadi 1-0 dan
bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, intensitas jalannya pertandingan untuk kedua
tim berjalan lebih tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan, namun masih nihil
gol pada 20 menit pertama.
Pelatih Persijap Mario Lemos yang tahu bahwa satu gol masih
tak aman untuk timnya, memutuskan memasukkan pemain yang berkarakter menyerang,
Alexis Gomez untuk menggantikan Franca pada menit ke-68.
Pergantian itu dibayar instan oleh Alexis, yang kemudian
mencatatkan namanya di papan skor tiga menit setelah dirinya masuk. Gol pemain
asal Argentina itu berasal dari tembakan kaki kanan mendatar keras, yang tak
mampu dihalau oleh Ernando.
Tertinggal gol membuat Persebaya semakin kesulitan. Pelatih
Bernardo Tavares sudah melakukan pergantian cepat pada awal babak kedua saat ia
memasukkan Rachmat Irianto untuk menggantikan Toni pada menit ke-47.
Namun, pergantian itu berujung petaka untuk tim Bajul Ijo
saat Irianto diusir wasit pada menit ke-86 karena kartu merah karena melakukan
pelanggaran keras.
Kekurangan pemain di lapangan tak membuat nyali Persebaya
surut. Mereka justru mampu memperkecil kedudukan tak lama setelah kehilangan
Irianto, saat Bruno Moreira dengan dingin menaklukkan kiper Persijap Sendri
Johansah pada menit ke-90+4 lewat penalti.
Persebaya mendapatkan angin kedua setelah gol itu, dengan
beberapa kali mendapatkan peluang. Namun, Persijap yang tetap bermain tenang di
sisa waktu malah bisa mencetak gol ketiga untuk menyegel kemenangan melalui gol
kedua dari Iker pada menit ke-90+11.
Ini adalah kemenangan ketiga di kandang secara beruntun dari
Persijap setelah sebelumnya mereka mengalahkan PSM Makassar 2-0 dan Madura
United 1-0.
Di sisi lain, kekalahan di Jepara adalah kekalahan kedua
beruntun yang dialami Persebaya setelah sebelumnya dipermalukan Bhayangkara
Presisi Lampung FC dengan skor 1-2. Mereka kini tertahan di posisi kelima
dengan 35 poin, mengoleksi poin yang sama dengan Persita Tangerang yang akan
bermain besok Minggu malam menghadapi tuan rumah Persib Bandung.
Berikut hasil terkini pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026:
Persik Kediri 3-4 Bhayangkara Presisi Lampung FC
Persija Jakarta 2-1 PSM Makassar
Semen Padang 2-2 Malut United
Madura United 2-2 Arema FC
Persijap Jepara 3-1 Persebaya Surabaya.