Sutradara Key Mangunsong mengemukakan bahwa serial "A
dan Z: InsyaAllah Cinta" yang tayang di platform Vidio mampu menghadirkan
rasa penasaran penonton lewat konflik yang dihadirkan pada awal episode.
Adapun kisah cinta yang dihadirkan dalam delapan episode
bukan sekadar asmara remaja melainkan kisah cinta mendalam yang bermula dari
amanah sang kakak.
“Ini bukan percintaan anak sekolah biasa, tetapi kisah cinta
yang dimulai dari tragedi, dari amanah terakhir seorang kakak. Di situ ada
pernikahan tanpa cinta dan menurut saya menarik," kata Key dalam
konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis.
Pada kesempatan yang sama, penulis dan produser kreatif
Screenplay Films Keke Mayang menambahkan bahwa serial ini memiliki konflik dan
emosi yang mampu mengajak penonton turut terbawa dengan ceritanya.
Serial yang mengadaptasi dari karya populer di Wattpad karya
Elis Kurniyanti ini sebetulnya memiliki cerita yang panjang dibanding serial
yang dihadirkan.
"Jadi kami hanya mengambil sekitar 50 persen. Bukunya
sudah sangat penuh konflik dan emosi, serta banyak pelajaran berharga yang bisa
diambil. Jadi kami tetap mengikuti alurnya dengan cukup taat,” katanya.
Meski demikian ia mengakui bahwa kisah yang dihadirkan
merupakan hasil penyesuaian pada situasi dan kondisi serta durasi serial yang
hanya delapan episode.
Menyambut bulan Ramadhan, Vidio menghadirkan seri “A dan Z:
InsyaAllah Cinta” yang dibintangi oleh Rizky Nazar, Laura Moane, Zoe Jackson,
Anya Taroreh, Yusuf Kartiko dan masih banyak lainnya.
Seri ini menghadirkan kisah cinta yang sederhana tapi
bermakna dan siap menjadi teman di bulan Ramadhan dengan cerita yang hangat,
manis, dan relatable.
"A dan Z: InsyaAllah Cinta" mengisahkan tentang
Zara (Laura Moane), seorang mahasiswi kedokteran yang menerima amanah terakhir
dari kakaknya, Fara (Zoe Jackson), sebelum meninggal dunia untuk menikahi
laki-laki yang telah dijodohkan dengannya
Amanah tersebut membawa Zara ke dalam pernikahan yang tak
pernah ia bayangkan sebelumnya.