Teka-teki masa depan kiper Timnas Indonesia Maarten Paes
akhirnya terjawab. Pemain berusia 27 tahun tersebut secara resmi diperkenalkan
sebagai penggawa baru Ajax Amsterdam setelah diboyong dari klub Major League
Soccer (MLS), FC Dallas.
Paes menandatangani kontrak jangka panjang di Johan Cruijff
ArenA yang berlaku hingga musim panas 2029. Ajax dikabarkan mengeluarkan biaya
transfer sebesar satu juta euro (sekitar Rp 19,8 miliar) untuk mengamankan jasa
mantan kiper NEC Nijmegen dan FC Utrecht ini.
Kehadiran Paes di Amsterdam tidak lepas dari peran Jordi
Cruijff, Direktur Teknik baru Ajax yang juga menjabat sebagai penasihat bagi
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI). Sejak debut internasionalnya untuk Timnas
Indonesia pada 2024, performa Paes terus dipantau secara intensif oleh
manajemen De Godenzonen.
Sebelum kembali ke Belanda, Paes mencatatkan reputasi
gemilang di Amerika Serikat. Ia sempat menjabat sebagai kapten FC Dallas dan
terpilih masuk ke dalam skuad MLS All-Star. Meski sempat mengalami kendala
akibat cedera hamstring tahun lalu, Ajax meyakini kualitas Paes tetap berada di
level tertinggi.
Di skuad Ajax, Maarten Paes diproyeksikan menggantikan Remko
Pasveer yang memilih hengkang ke Heracles Almelo. Saat ini, Paes akan bersaing
dengan Vitezslav Jaros. Namun, mengingat Jaros akan kembali ke Liverpool
setelah masa pinjamannya berakhir musim ini, Paes berpeluang besar menjadi
pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax.
Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, mengungkapkan bahwa
timnya bergerak cepat setelah mengetahui Pasveer akan pergi
"Setelah kami mendapat informasi tentang ketertarikan
yang nyata terhadap Remko Pasveer, kami langsung bertindak," ujar Marijn
Beuker dalam keterangan resminya, Senin (2/2/2026).
Beuker menambahkan bahwa Maarten Paes adalah profil penjaga
gawang yang sudah mereka incar sejak lama. Kematangan dan etos kerja Paes
dinilai sangat cocok dengan filosofi klub.
"Kami telah mengikuti perkembangan Maarten selama
beberapa musim dan senang karena akhirnya berhasil membawanya ke Ajax. Fokus
kami adalah pada seorang kiper yang berpengalaman dan dapat diandalkan, dan
Maarten lebih dari memenuhi kriteria tersebut," ungkapnya.
Lebih lanjut, Beuker memuji mentalitas sang pemain.
"Dia juga seorang pemain yang sangat rajin berlatih, pemain tim dengan
mentalitas olahraga tingkat tinggi yang sangat cocok dengan tipe kiper yang
kami cari. Dikombinasikan dengan kiper-kiper berbakat yang sudah kami miliki,
ini memberikan fondasi yang kokoh untuk musim-musim mendatang," pungkas
Beuker.