Dokter spesialis mata subspesialis katarak dan bedah
refraksi dr Amir Shidik SpM SubspKBR mengingatkan pentingnya melindungi mata
dari paparan sinar ultraviolet atau UV sebagai langkah pencegahan katarak.
Dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta pada Rabu, dokter
lulusan Universitas Indonesia itu menjelaskan bahwa kacamata yang dipakai saat
beraktivitas di luar ruangan tidak harus berwarna gelap, yang terpenting
memiliki perlindungan terhadap sinar UV.
“Bisa kacamata anti UV, nggak harus hitam warnanya, apapun
terserah. Justru kacamata itu bahaya cuma mengandalkan warna, tapi, nggak ada
pelindung UV. Kacamata gelap akan buat pandangan kita lebih adem dan nyaman
saja sebenarnya,” kata Amir.
Ia yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah menjelaskan
bahwa paparan sinar UV dalam jangka panjang dapat memicu katarak, yaitu kondisi
ketika lensa mata menjadi keruh dan mengganggu penglihatan. Penyakit ini
biasanya berkembang perlahan sehingga sering tidak disadari pada tahap awal.
Tidak hanya katarak, sinar UV yang terlalu sering mengenai
mata juga berisiko menimbulkan gangguan pada retina dan saraf penglihatan.
Karena itu, ia menyarankan penggunaan pelindung mata terutama saat beraktivitas
di luar ruangan pada pukul 10 pagi ke atas ketika sinar matahari sedang kuat.
“Pakailah kacamata pelindung UV dan topi yang lebar, yang
penting cahaya matahari tidak langsung masuk ke mata," kata Amir.
Ia juga menambahkan bahwa untuk anak anak yang tidak nyaman
memakai kacamata, penggunaan topi bertepi lebar bisa menjadi alternatif untuk
membantu melindungi mata dari paparan sinar matahari langsung.