Pejabat Hyundai Motors Indonesia menyatakan bahwa perusahaan
aktif memantau situasi global menyusul warta penarikan kembali SUV premium
Hyundai Palisade di Amerika Serikat (AS) karena masalah kursi yang berakibat
fatal.
Mobil Hyundai Palisade yang dipasarkan di Indonesia
diketahui diimpor dalam keadaan utuh (Completely Built Up/CBU) dari Korea
Selatan.
Menanggapi warta tentang penarikan kembali puluhan ribu unit
Hyundai Palisade di AS, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia
Fransiscus Soerjopranoto menyampaikan bahwa perusahaan berkoordinasi dengan
prinsipal untuk menentukan langkah yang tepat.
"Hyundai Motors Indonesia terus melakukan pemantauan
secara aktif terhadap perkembangan isu ini dan berkoordinasi dengan prinsipal
untuk memastikan langkah yang tepat," katanya dari Jakarta pada Jumat.
Hyundai Motors Indonesia menegaskan komitmen perusahaan
untuk memprioritaskan keselamatan pelanggan.
"Kami tetap berkomitmen untuk memprioritaskan keselamatan
pelanggan, apabila di kemudian hari diperlukan langkah tertentu untuk pasar
Indonesia, Hyundai Motors Indonesia akan menindaklanjutinya sesuai dengan
ketentuan yang berlaku," kata Fransiscus.
Namun, Fransiscus belum mengkonfirmasi dampak insiden
berakibat fatal yang melibatkan Hyundai Palisade di AS terhadap mobil Hyundai
Palisade yang telah dipasarkan di Indonesia.
Korea JoongAng Daily mewartakan bahwa Kementerian Transportasi
Korea Selatan pada Selasa (24/3) mengumumkan penarikan kembali 58.000 SUV
hybrid Hyundai Motor Palisade di seluruh negeri karena kekhawatiran keselamatan
menyusul kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan itu di AS.
Hyundai juga menghentikan penjualan beberapa versi kelas atas
dari SUV Palisade terbarunya.
Di Amerika Serikat dan Kanada, perusahaan tersebut menarik
kembali 68.500 unit SUV Palisade baru setelah kecelakaan yang menyebabkan
seorang anak perempuan berusia dua tahun di Ohio meninggal pada 7 Maret.
Dalam kecelakaan itu, kursi otomatis SUV Palisade roboh dan
menimpa sang anak yang sedang duduk di kursi baris ketiga. Hyundai menyatakan
sedang menyelidiki kejadian tersebut.
Masalah pada kursi otomatis juga diduga sebagai penyebab cedera
dua penumpang SUV Palisade lain di Korea pada Oktober dan Desember tahun lalu.